Oleh: BMT AZKA Patuk | 23 Februari 2009

BMT dan Koperasi Syariah Bisa Akses LPDB

fadjar-okKetika lembaga perbankan sulit memberikan pembiayaan pada pelaku mikro, peran Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) menjadi sebuah alternatif. Sebab peran LPDB yang didirikan oleh pemerintah tidak terkait dengan peraturan perbankan Indonesia yang selama ini menyulitkan pelaku bisnis mikro. Seiring dengan hadirya koperasi jasa keuangan syariah ( KJKS) dan Baitulmaal Waa Tamwil (BMT)—LPDB bermitera dengan Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah ) dalam menyalurkan dana bergulir.Menurut Fadjar Sofyar Direktur LPDB, bahwa LPDB kedepan akan menjadi Bank UMKM yang bisa diakses oleh pelaku mikro termasuk BMT. Seperti apakah LPDB itu? Agus Yuliawan dari Kantor Berita Ekonomi Syariah mewawancarainya di Jakarta, berikut petikkannya:

Apa yang melatarbelakangi pendirian LPDB KUKM? Pendirian dari lembaga ini tak lepas dari peran lembaga perbankan yang ada selama ini yang masih bersifat kaku terhadap pembiayaan mikro. Apalagi dalam kondisi krisis keuangan global yang ada selama ini, peran perbankan sangat berat dalam melakukan pembiayaan pada sektor mikro. Disinilah peran LPDB sebagai lembaga yang didirikan oleh pemerintah untuk terlibat dalam penyaluran pembiayaan pada pelaku UMKM.

Kabarnya lembaga ini sangat unik. Apa yang menjadi keunikan dari lembaga ini? Yang menjadi salah satu keunikan dari lembaga ini adalah sebagian kewenangan dari kementerian keuangan dialihkan dalam kewenangan dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM. Sehingga lembaga ini tiap tahun akan mendapatkan kucuran dana dari APBN.

Apa hubungannya dengan PMK No 99 pada lembaga ini? Dengan adanya PMK No 99 sangat mendukung keberadaan lembaga ini, sebab seluruh dana-dana bergulir akan disalurkan melalui satu lembaga bergulir yaitu LPDB KUKM.

Kapan berdirinya lembaga LPDB? Bagaimana teknis pertangungjawaban lembaga tersebut? LPDB didikan pada tahun 2006 di bulan desember operasionalnya dan secara teknis betanggung jawab pada menteri koperasi dan secara keuangan bertanggung jawab pada menteri keuangan.

Dari proses pendirian hingga tahun 2008 berapa dana yang telah dikucurkan untuk perkembangan koperasi dan UKM? Tahun 2008 kami telah mengusulkan dalam rencana bisnis anggaran sebesar Rp 135, 6 milyar, mulai, tapi karena dana tersebut cair pada bulan September, maka kami mampu mencairkan dana sebesar Rp 35 milyar pada pusat koperasi wanita Jawa Timur 3, 5 milyar dan Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) sebesar Rp 2,25 milyar dan ventura Rp 26 milyar di Jateng, Jatim, Kalimantan, NTB dan Bali.

LPDB kabarnya sebagai cika dari Bank UMKM? Bagaimana konsep yang ditawarkan sebagai sebuah bank UMKM tersebut. Memang dari awal cita-cita berdirinya LPDB adalah sebagai bank UMKM. Maksud sebagai cikal bakal bank UMKM adalah tidak mengikuti kaedah dalam peraturan perbankan selama ini. Sebab kalau mengikuti kaedah perbankan sangat sulit LPDB dalam menyalurkan pembiayaan. Kami rasa LPDB seperti dalam Gramen bank di Bangladesh. Jadi dimata pelaku UMKM LPDB merupakan bank mereka dimana persyarata-persyaratannya apa yang diinginkan oleh UKM.

Bagaimana setiap pengaksesan pembiayaan UKM selama ini adakah SOP tersendiri bagi pelaku UKM. Ada SOP tetap ada, dengan SOP tersebut memberikan kemudahan bagi pelaku UKM. Dalam SOP tersebut ada kelayakan bisnis. Jadi dalam LPDB ini koperasi akan mendapakan kucuran pembiayaan sesuai dengan kelayakannya. Bagi koperasi yang belum layak akan diberdayakan oleh kementerian koperasi atau dinas koperasi di daerah.

Sedangkan untuk inkopsyah berapa nisbahnya? Nisbanya 60:40 penyalur (Inkopsyah) 60 dan LPDB 40% sedangkan pada user terbalik 60 % user dan 40 inkopsyah.

Bagaimana dengan penyaluran pembiayaan ke inkopsyah kedepan? Insyaallah kami akan terus meningkatkan pembiayaan pada inkopsyah karena selama ini inkopsyah telah memberikan penilaian terbaik dalam penyaluran dana bergulir.

sumber : http://www.pkesinteraktif.com/content/view/4098/32/lang,id/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: